Gerakhukum.com – Sejumlah pekerja proyek mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji yang diduga dilakukan oleh PT. CHOILY BROTHERS di kawasan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara SMA Taruna Nusantara, Pagar Alam, Palembang.
Para pekerja mengaku hak upah mereka belum dibayarkan selama beberapa minggu terakhir. Bahkan, keterlambatan pembayaran tersebut disebut telah berlangsung hampir tiga bulan.
Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena pembayaran gaji dinilai tidak sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan perusahaan.
“Saya sudah capek kerja, tapi gaji selalu lambat. Ini sudah minggu ketujuh pembayaran belum juga beres,” ujar salah seorang pekerja kepada awak media.
Keluhan tersebut memicu keresahan di kalangan pekerja proyek yang berharap perusahaan segera menyelesaikan kewajibannya. Para pekerja menilai upah merupakan hak utama yang seharusnya dibayarkan tepat waktu sesuai kesepakatan kerja.
Sementara itu, Bahrul Khoily selaku penanggung jawab PT. CHOILY BROTHERS menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran melalui grup WhatsApp internal perusahaan. Ia menyebut keterlambatan terjadi karena adanya kendala pembayaran dari pihak lain.
“Kepada semua rekan-rekan PT. CHOILY BROTHERS mohon maaf atas keterlambatan pembayaran dikarenakan adanya kendala MAIN KON dengan PT. NKD,” tulis Bahrul dalam pesan grup WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, para pekerja masih menunggu kejelasan terkait pembayaran gaji yang belum diterima. Mereka berharap pihak PT. CHOILY BROTHERS segera menyelesaikan hak para karyawan sesuai hasil pekerjaan yang telah dilakukan.
(Red)
