Gerakhukum.com – Jakarta Selatan – Sebuah kios yang berkedok konter telepon seluler di Jalan Lebak Bulus Raya, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, diduga menjadi sarang peredaran obat keras golongan G yang beroperasi secara bebas, Minggu (21/6/26).
Berdasarkan informasi dari Narasumber, kios tersebut diduga menjual berbagai jenis obat keras golongan G tanpa disertai resep dokter. Salah satu jenis obat yang disebut-sebut diperjualbelikan secara bebas adalah Tramadol.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kerap membeli obat jenis Tramadol di kios tersebut. Menurutnya, transaksi jual beli obat keras di lokasi tersebut telah berlangsung cukup lama.
“Saya sering membeli obat jenis Tramadol di kios tersebut, kalau harganya 2 butir Rp13 ribu,” ujar warga kepada awak media.
Warga tersebut juga mengungkapkan bahwa kios yang diduga menjual obat keras golongan G itu sudah lama beroperasi. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diketahuinya, koordinator lapangan (korlap) di lokasi tersebut bernama Muhammad Nazir, sementara pemilik usaha diduga bernama Can yang akrab disapa Bob.
Maraknya dugaan peredaran obat keras golongan G secara bebas tentu menjadi perhatian serius. Pasalnya, penyalahgunaan obat-obatan seperti Tramadol kerap dikaitkan dengan meningkatnya angka kenakalan remaja, aksi tawuran hingga tindak kriminal lainnya.
Warga sekitar pun berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.
“Kami berharap pihak Kepolisian segera mengecek dan menindak jika memang terbukti ada penjualan obat keras ilegal. Jangan sampai generasi muda menjadi korban akibat mudahnya mendapatkan obat-obatan tersebut,” ungkap seorang warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai pemilik maupun korlap kios tersebut. Selain itu, awak media juga masih menunggu tanggapan resmi dari pihak Kepolisian terkait dugaan peredaran obat keras golongan G di lokasi tersebut.
(Red)
