Gerakhukum.com Cisauk 13 September 2026 – Tiga orang remaja asal Gang masjid kebon pisang tsamrotul musyawarch, cisauk kec cisauk kabupaten tangerang banten yang berbonceng tiga menjadi korban penipuan dengan modus todong di Gang Proyek Giantara , dekat rel Stasiun Kereta Api, wilayah hukum Polsek Cisauk ,polres Tangerang Selatan,minggu (13/9/2026) siang.
Peristiwa bermula saat ketiga remaja tersebut hendak membawa kendaraan melalui gang tersebut. Tiba-tiba mereka dihadang oleh 2 orang tak dikenal.
Kedua pelaku diduga mengaku-ngaku sebagai keluarga orang yang diganggu. Pelaku menuduh ketiga remaja tersebut telah mengganggu saudaranya.
“Kamu yang ganggu-ganggu saudara gua ya,” ujar salah satu pelaku kepada korban, menirukan ucapan pelaku.
Merasa takut, ketiga remaja itu kemudian dibawa oleh pelaku ke dalam sebuah gang. Di lokasi tersebut, 2 orang dari 3 remaja disuruh ditinggal diam di lokasi gang tersebut.
Sementara 1 orang remaja lainnya dibawa oleh pelaku dengan alasan untuk “diselesaikan baik-baik”. Namun bukannya diselesaikan, korban justru diturunkan di area masjid.
Setelah menurunkan korban, 2 orang pelaku tersebut langsung membawa kabur kendaraan milik para remaja tersebut.
“Kendaraannya dibawa begitu saja sama 2 orang itu. Teman saya ditinggal di masjid. Kami baru sadar itu penipuan,” ujar salah satu korban.
POLISI DIMINTA USUT TUNTAS
Atas kejadian tersebut, para korban telah diarahkan untuk segera melapor ke Polsek terdekat agar bisa dilakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Warga sekitar diminta waspada terhadap modus baru ini, terutama di jam rawan di area gang sepi dekat proyek dan rel kereta api.
“Modusnya mengaku keluarga korban yang di ganggu-ganggu dengan korban disaat nongkrong sangat meresahkan. Kami minta polisi atau patroli security-nya dari proyek GIANTARA dan CCTV diaktifkan,” kata warga sekitar Giantara.
Hingga berita ini diturunkan Kamis (13/9/2026), konfirmasi ke Polsek Cisauk menunggu hasil penyelidikan. Ciri-ciri pelaku dan kendaraan masih dalam pendataan.
(Ahyar)
